Tampilkan postingan dengan label kontroversi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kontroversi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Januari 2012

7 Fenomena ter-UNIK di tahun 2011

1. Hujan Apel Di Inggris






Benar, lebih dari 100 apel secara misterius jatuh menghujani sebuah kota kecil, Conventry, di West Midlands, Inggris. Hujan apel itu mengenai apa pun yang ada di darat.


Induh, belum ada yang bisa menjelaskan peristiwa ini. Yang jelas semua hiruk (kalang kabut). Ada yang mengaitkannya dengan cerita-cerita dalam Kitab Injil. "Cuaca yang terjadi saat ini sangat stabil dan mungkin kita akan mendapat kejutan lain. Pada dasarnya peristiwa ini disebabkan ketika pusaran udara seperti tornado mini yang membawa benda-benda berukuran kecil ke atmosfer udara dan menjatuhkannya ke bumi lagi," ujar seorang meteorologi senior dari kantor layanan cuaca Inggris seperti dikutip The Sideshow, Jumat (16-12).


Hujan apel bukan satu-satunya kejadian unik yang terjadi. Setidaknya BBC News mencatat peristiwa aneh juga pernah terjadi sebelumnya, seperti hujan katak di Llanddewi, Powys, pada 1996, disusul dua tahun kemudian di Croydon, London Selatan. Bahkan di Kota Acapulco, Meksiko, pada 1967 dan 1976 pernah terjadi hujan belatung.

2. Sapi Mata Satu
Sapi milik Dirun tersebut lahir normal. Posisi matanya ada di diatas mulut. Bentuk matanya terlihat tidak seperti mata sapi pada umumnya. Bola matanya menonjol.
Warga setempat menyebutnya sapi 'bermata dewa'. Namun bentuk tubuhnya normal seperti layaknya sapi pada umumnya. Kondisinya sehat dan mampu berdiri.


Pemilik sapi, Dirun (57) menceritakan, sebelum sapi aneh itu lahir, dirinya sempat bermimpi membajak ladang. Namun sapinya tidak mau jalan, hingga dipukul dengan cangkul di kepalanya.
"Ternyata sapi saya tiba-tiba lahir seperti ini. Mungkin mimpi itu sebagai pertanda," katanya, Selasa (29/11/2011).


Dirun menuturkan, yang pertama kali menemukan sapinya lahir tidak normal yakni istrinya, Asni, sepulang dari mencari rumput. "Ya karena sapinya aneh, bermata cuma satu, maka banyak orang yang berbondong-bondong melihat," ujarnya.
Dirun berharap lahirnya sapi bermata satu itu membawa berkah bagi kehidupan keluarganya. "Saya akan memelihara sapi itu. Mudah-mudahan ini pertanda baik untuk keluarga saya," harapnya.
Dirun memberi makan ke sapi mata satu itu dengan susu dan telur ayam. "Syukurlah banyak warga yang memberikan susu anak pada anak sapi saya,"


3. Penemuan  Tata Surya Baru


 Teleskop luar angkasa Kepler telah membuat penemuan menakjubkan. Lewat konferensi pers yang digelar NASA Rabu (2/2/2011) siang waktu Washington atau Kamis (3/2/11) dini hari WIB, hal utama yang diumumkan adalah bahwa Kepler telah menemukan lebih dari 1200 planet dengan 54 diantaranya potensial mendukung kehidupan.Namun, di luar isu utama tentang penemuan planet yang bisa dihuni itu, Kepler menyimpan temuan lain yang tak kalah menakjubkan. Teleskop luar angkasa yang baru beroperasi tahun 2009 ini menemukan sebuah tata surya baru beranggotakan 6 buah planet. Seluruh planet mengorbit satu bintang induk yang dinamai Kepler 11.
Tata surya baru itu berjarak 2000 tahun cahaya dari bumi. Tata surya ini unik sebab merupakan tata surya pertama yang memiliki jumlah planet transit lebih dari 3. Dalam konferensi pers yang digelar, NASA mengatakan, "Ini adalah grup terbesar planet transit mengorbit satu bintang induk yang pernah ditemukan di luar tata surya kita."
Planet transit secara sederhana bisa dikatakan sebagai planet yang sedang melewati muka bintang atau planet lain sehingga tampak seperti singgah di bintang tersebut. Proses transit yang terjadi mirip proses gerhana. Bedanya, dalam proses transit, benda yang lebih kecil berada di depan benda yang lebih besar sehingga benda kecil itu akan tampak seperti titik di benda besar. Sementara dalam gerhana, benda yang lebih besar melintas di muka benda yang lebih kecil sehingga menutupi. Besar kecil benda relatif dari sudut pandang pengamat. Dalam tata surya kita, tak jarang ditemui Merkurius transit di muka matahari atau planet lain.
Temperatur seluruh planet lebih panas dari Venus, sekitar 400 hingga 1400 derajat Fahrenheit. Para astronom mengungkapkan, seluruh planet yang mengorbit Kepler 11 memiliki ukuran lebih besar dari bumi. Rentang ukurannya sekitar 2 hingga 4,5 kali massa bumi. Planet yang terbesar diperkirakan memiliki ukuran setara dengan Uranus atau Neptunus. Keseluruhannya ditemukan dengan cara melihat peredupan cahaya bintang induk saat planet melintasi wilayah antara bintang dan teleskop.
Keunikan lain tata surya baru ini adalah arsitekturnya. Anggota tata surya Kepler 11 terdiri atas planet-planet tersusun kompak, memadati area di dekat bintang induk. Sebanyak 5 planet seolah mengumpul saling berdekatan sementara 1 lainnya tampak "terpental" karena sedikit terpisah. Planet terdekat adalah Kepler 11-b yang jarak dengan bintang induknya 10 kali lebih dekat dari jarak Bumi-Matahari. Sementara planet terjauh adalah Kepler 11-g yang jarak dengan bintang induknya 1/2 jarak Bumi-Matahari.
Sejauh ini, belum diketahui adanya tata surya dengan arsitektur sedemikian unik. Sebanyak 5 planet yang seolah mengumpul adalah Kepler 11-b, Kepler 11-c, Kepler 11-d, Kepler 11-d dan Kepler 11-e. Sementara, planet yang sedikit terpental adalah Kepler 11-g. Seluruhnya merupakan planet yang terdiri atas campuran batuan, gas dan mungkin air.
Planet Kepler 11-d, Kepler 11-e dan Kepler 11-f mempunyai jumlah gas ringan yang signifikan, menandakan bahwa ketiganya baru terbentuk dalam jangka waktu beberapa juta tahun terakhir. Seluruh planet memiliki waktu revolusi antara 10-47 hari.
Dengan penemuan tata surya baru ini, Kepler semakin memantapkan posisinya sebagai teleskop luar angkasa unggulan masa kini. Prediksi Geoff Marcy, astronom dari University of California di Berkeley, pada tahun 2020 Kepler akan menemukan setidaknya 10.000 planet. Sementara pada tahun 2030, jumlahnya temuannya bisa bertambah 20.000 lagi. Hingga konferensi NASA kemarin, Kepler telah menemukan 1235 planet.
4. Bola Besi Misterius yang Jatuh Ke Bumi


Polisi Namibia dibuat kalang kabut. Di padang rumput terpencil di bagian utara negaranya, ditemukan bola misterius yang diduga jatuh dari langit. Bola misterius dengan diameter 35 cm dan berat 6 kilogram itu ditemukan sekitar 750 kilometer (480 mil) dari ibukota Windhoek. Pemerintah setempat segera mengadu ke NASA dan Badan Antariksa Eropa untuk menyelidiki temuan itu. Sekitar 18 meter dari tempat ditemukannya bola ini, terdapat sebuah lubang sedalam 33 sentimeter dan lebar 3,8 meter. Sebelum bola ini ditemukan oleh petani di tanahnya, sejumlah warga mengaku mendengar ledakan kecil beberapa hari sebelumnya.


Menurut ahli forensik, Paul Ludik, bola itu terbuat dari paduan logam yang dikenali oleh manusia. "Bola memiliki permukaan kasar dan tampaknya terdiri dari dua bagian dilas bersama-sama," kata Ludik seperti dikutip kantor berita AFP. Dia menjelaskan bahwa ledakan yang didengar oleh penduduk setempat merupakan 'sonic boom' ketika benda itu turun ke bumi, atau suara akibat benturan dengan tanah.


Deputi Inspektur Polisi Jendral Vilho Hifindaka menyimpulkan bola tidak menimbulkan bahaya apa pun. "Ini bukan bahan peledak, melainkan bola berongga, tetapi kami harus menyelidiki semua ini dulu,"


5. Kucing Berjari 26




Kucing ini bukan tipe kucing biasa. Ia memiliki 26 jari--fenomena yang akhirnya membawa keberuntungan bagi Pusat Penyelamatan Binatang Milwauke (MARC). Keberadaan si kucing membuat MARC bisa menggalang dana untuk merelokasi fasilitas ke gedung baru. Kucing normal hanya memiliki 18 jari. Namun Daniel memiliki dua ekstra di setiap kaki akibat mutasi genetik bernama polidaktilisme.


Rupanya MARC tengah berjuang karena ruang yang mereka sewa di area mall naik dua kali lipat pada 1 Januari. Mereka kini sedang membeli bangunan baru dan mencari donasi kecil sekitar 26 dolar atau 1 dolar per jari.


Di luar dugaan, mereka mampu mengumpulkan donasi cukup banyak, 80 ribu dolar sejak 24 Oktober lalu. Namun MARC berharap bisa meningkatkan hingga 120 ribu dolar hingga 23 Desember agar keuangan lebih stabil. Sekitar 50 ribu dolar yang dikumpulkan benar-benar berasal dari donatur yang masing-masing menyumbang 26 dolar!


"Saya selalu memiliki keyakinan kuat bahwa ada alasan di setiap kejadian di dunia, termasuk juga ini," ujar pemilik MARC, Amy Rowell. Wanita itu menemukan Daniel pada Oktober lalu di pusat kontrol hewan ketika ia bermaksud mengadopsi kucing lain. Saat ia membungkuk ke kandang Daniel, kucing itu menjulurkan tapak kakinya dan menepuk kepalanya.


"Ia seperti jelas berkata, 'Saya butuh diselamatkan, saya ingin menjadi temanmu, beri perhatian padaku," tutur Amy. "Dan ketika tanda itu begitu kentara kami tak akan mengabaikan itu," imbuhnya.


Kegiatan utama MARC adalah mengadopsi hewan-hewan yang tak diinginkan yang kemungkinan besar dieutanasia. Awalnya Daniel pun ditawarkan untuk bagi para pengadopsi yang berminat, namun Amy akhirnya memutuskan untuk memelihara si kucing di fasilitas MARC sebagai maskot.


Si kucing berjari 26 itu pun tidak terlihat terpengaruh dengan kondisinya. Ia tetap beraktivitas dengan lincah laiknya kucing biasa. "Ia berlari dan bermain juga memanjat. Ia mencakar-cakar dan mengasah kuku, ia sama sekali tidak terlihat terganggu," kata Amy.


6. Penemuan Piramida Di Indonesia




Arkeolog Dr Bambang Sulistyanto menyatakan bahwa kemungkinan temuan piramida di Gunung Sadahurip, Kabupaten Garut, dari aspek arkeologi tidak masuk akal karena Indonesia tidak mengenal kebudayaan piramida.Menurut Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional tersebut, di Jakarta, Minggu (18/12/2011), piramida merupakan kebudayaan Mesir dari abad Sebelum Masehi, sedangkan kebudayaan Indonesia kuno bukanlah piramida, melainkan punden berundak pada masa prasejarah dan candi pada era klasik atau periode Hindu-Buddha.
"Lebih dari seperempat abad saya belajar arkeologi, baru kali ini saya mendengar adanya dugaan piramida di Indonesia. Kebudayaan Indonesia kuno itu tidak mengenal piramida, tetapi sangat akrab dengan bangunan suci bernama punden berundak atau candi," katanya.
Bambang berkomentar, di lereng barat Gunung Lawu memang ada bangunan suci yang bentuknya mirip piramida yang terpancung atapnya, namanya Candi Sukuh, yang dibangun sekitar abad ke-15 Masehi. Namun, Candi Sukuh sangat berbeda baik fungsi maupun maknanya dengan piramida di Mesir.
Sebelumnya, Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial Andi Arief mengatakan bahwa tim katastropik purba menemukan dugaan adanya bangunan berbentuk piramida di Desa Sadahurip Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang cukup mengagetkan.
Andi menambahkan dari beberapa gunung yang di dalamnya diduga ada bangunan menyerupai piramida, setelah diteliti secara intensif dan uji "karbon dating", dipastikan umurnya lebih tua dari Piramida Giza.
Ditegaskan Bambang, temuan piramida di Garut memerlukan bukti ilmiah karena, jika tidak, maka ia tidak bisa memercayainya.
"Boleh-boleh saja orang menduga, tetapi soal kebenarannya, nanti dulu. Tanpa bermaksud merendahkan pandangan, pendapat atau dugaan para ahli, adanya piramida di Sadahurip perlu pembuktian secara ilmiah," katanya.
Pengujian yang diperlukan untuk membuktikan kebenaran dugaan tersebut, menurut dia, melalui pengujian ekskavasi (penggalian) sehingga bisa dibuktikan sejelas-jelasnya.
"Tapi apa mungkin menggali Gunung? Sampai berapa meter batas kedalamannya? Dan berapa luas diameternya? Harus dipikirkan berapa kubik tanah galian yang harus digali dan dibuang ke mana? Apa malah tidak merusak lingkungan?" ujarnya bertanya-tanya.
Ia juga tidak bersedia berkomentar soal uji georadar yang disebutkan sudah dilakukan oleh tim tersebut di Gunung Sadahurip karena merasa bukan ahlinya.
"Saya tidak yakin ada ahli yang berpendapat begitu. Jangan-jangan itu pendapat atau pelintiran wartawan saja," katanya.
Menurut dia, seharusnya Indonesia bangga mempunyai Candi Borobudur dan Prambanan yang berasal dari abad ke-9 Masehi yang tak kalah tingginya dengan peradaban piramida. 


7. Ubur2 Tiongkok ditemukan Di Israel


Para peneliti bertanya-tanya bagaimana ubur-ubur mungil ini bisa muncul di danau dataran tinggi Golan yang terpencil, di utara Israel.
Danau ini bernama “Kolam Renang Iris” terletak dekat perbatasan Suriah dan Israel.
Ini adalah salah satu kolam terindah di dataran tinggi Golan.
Para peneliti berspekulasi, mungkin burung-burung liar turut membawa ubur-ubur ini.

[Dana Milstein, Ekolog Taman Laut]:
Spesies ini sebenarnya terbawa saat tanaman air, hewan, dan ikan dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain, Saat ubur-ubur muncul di tempat baru, burung air bisa ikut menyebarkannya.”

Para ahli berkata ubur-ubur yang berukuran antara 5 hingga 25 milimeter ini hanya muncul di sini beberapa tahun terakhir.
[Dana Milstein, Ekolog Taman Laut]:
Ubur-ubur memiliki dua fase kehidupan. Yang satu adalah ubur-ubur, yang kedua adalah saat ia duduk di tanaman polip, yang ini tidak terlihat. Ia tidak akan aktif selama kondisinya tidak optimal. Saat kondisinya membaik, ia berubah kembali menjadi normal, menjadi ubur-ubur, dan kembali menjadi spesies yang membelah dan berkembang sendiri.”

Tempat ini bisa dikunjungi dengan kendaraan roda empat, dua, atau berjalan kaki.
Lalu, apakah spesies baru ini memberikan dampak tertentu di kolam?

[Dana Milstein, Ekolog Taman Laut]:
“Sepanjang yang diketahui ia tidak berbahaya bagi manusia. Ia memiliki sel penyengat, tapi manusia tidak sensitif padanya. Belum jelas dampaknya pada ekosistim.”

Penelitian pada fenomena unik ini masih terus berlanjut, dengan harapan untuk lebih memahami dampak spesies ubur-ubur Tiongkok secara umum.






Semoga Bermanfaat :)
READ MORE - 7 Fenomena ter-UNIK di tahun 2011

Jumat, 23 Desember 2011

Belasungkawa meninggalnya Kim Jong-il

Kematian Presiden Korea Utara Kim Jong-il mencuatkan pertanyaan sulit, tidak hanya kebijakan, tapi protokol, dengan negara besar terpecah tentang "keharusan" dan cara menyampaikan ucapan belasungkawa.


Amerika Serikat dan negara Barat lain sengaja menghindari kata "belasungkawa" dan menggantinya dengan pernyataan kepada "rakyat Korea Utara" setelah kematian penguasa itu, yang dipersalahkan atas kematian ribuan orang.

Tapi, sekutu Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang, yang memiliki hubungan tegang dengan Korea Utara dan langsung di garis bidik negara bersenjata nuklir itu, tetap menyampaikan ucapan belasungkawa melalui pernyataan resmi.





Korea Selatan, yang masih secara teknis berperang dengan Korut, juga menyatakan membolehkan kelompok swasta menyampaikan belasungkawa dalam upaya menjaga ketenangan, meskipun ada kekhawatiran mendalam atas penerus Kim Jong-il yang masih muda, Kim Jong-un.

China, sekutu utama Korea Utara, dengan cepat menunjukkan kesedihan dan Presiden Hu Jintao memberi hormat di kedutaan Pyongyang di Beijing.

Negara lain mengatakan mengirimkan pesan belasungkawa resmi, termasuk Rusia, Iran, dan India.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton dalam pernyataannya setelah seharian memantau, mendesak pemimpin baru Korea Utara menempuh "jalan damai", namun tetap berpusat pada rakyat negara itu dan bukan pemimpinnya.



Jasad Kim Jong-il dalam peti kaca

"Kami sangat prihatin pada kesejahteraan rakyat Korea Utara dan pikiran dan doa kami bersama mereka pada masa sulit ini," kata Hillary.

Saat menjelaskan pernyataan itu, juru bicara Departemen Luar Negeri Victoria Nuland menyatakan itu "tanda keinginan dan harapan pada pemimpin baru tersebut".

Keputusan itu muncul saat pesaing dari Partai Republik mencoba menggambarkan permakluman Presiden Barack Obama terhadap musuh Amerika Serikat.

Ada preseden sejarah bagi perkara itu. Ketika Kim Il-sung, ayah Kim Jong-il dan pendiri bangsa tersebut meninggal pada 1994, Presiden Bill Clinton menyampaikan belasungkawa tulus kepada rakyat Korea Utara atas nama rakyat Amerika Serikat.

Clinton, yang berbicara kepada wartawan dalam kunjungan ke Italia, juga menyuarakan "penghargaan mendalam" bagi Kim Il-Sung untuk dukungannya atas pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Namun, Senator Republik Bob Dole yang gagal menantang Clinton untuk jabatan Gedung Putih dua tahun kemudian, menuduh presiden dari Partai Demokrat itu melupakan lebih dari 35.000 orang Amerika Serikat, yang tewas dalam perang Korea.

Anggota parlemen Demokrat pada saat itu memukul balik dengan mencatat bahwa Presiden Republik juga mengirim ucapan belasungkawa atas kematian orang kuat komunis Joseph Stalin dan Mao Zedong.

Media Korea Utara, Rabu lalu, menyatakan, mantan Presiden Jimmy Carter, Demokrat pejuang hubungan lebih baik dengan Pyongyang, mengirim belasungkawa pribadi kepada Kim Jong-un. Carter Center di Atlanta tidak menjawab permintaan tanggapan atas pesan itu.

Jack Pritchard, mantan perunding Amrika Serikat dengan Korea Utara, yang sekarang memimpin Lembaga Ekonomi Korea, menyatakan pernyataan Hillary "ditukangi sangat baik", karena terbuka untuk tafsiran, dengan pemimpin Korea Utara dapat melihatnya sebagai pesan belasungkawa jika mereka memilih demikian.

Tapi Scott Snyder, anggota penting di Dewan Hubungan Luar Negeri, menyatakan ada bahaya kepemimpinan Korea Utara membandingkan pernyataan pada 2011 dengan 1994.

"Keadaan benar-benar berbeda. Saya pikir dibenarkan tidak menyampaiikan belasungkawa atas Kim Jong-il," kata Snyder.

"Tapi, pada saat sama, saya pikir rakyat Korea Utara dapat betul-betul melihat yang mereka dapatkan sebagai langkah pendek dari sebelumnya," tambahnya.

Pernyataan resmi sangat penting untuk kepemimpinan Korea Utara, yang mengembangkan kultus kepribadian di sekitar wangsa Kim.

Tapi, pemerintah asing terhindar dari dilema tambahan saat Korea Utara menyiratkan pemimpin dunia tidak ikut dalam pemakaman Kim pada 28 Desember.

Peter Beck, anggota Dewan Hubungan Luar Negeri, menyatakan undang pencegahan Pyongyang menunjukkan bahwa penguasa itu kemungkinan memusatkan perhatian pada diri dan negaranya, bukan meneliti pesan dari luar negeri.

"Mereka betul-betul tidak peduli pada dunia sekarang. Mereka lebih peduli pada keadaan mereka," kata Beck.



China yang merupakan sekutu dekat Korea Utara (Korut) rupanya telah menerima kabar kematian Kim Jong-il lebih dulu. Duta Besar China untuk Korut disebut-sebut mendapat informasi intelijen soal meninggalnya Kim Jong-il pada Sabtu (17/12), atau dua hari sebelum pengumuman resmi dari pemerintah Korut.

Demikian seperti dilaporkan oleh surat kabar Korea Selatan (Korsel), JoongAng Ilbo dan dilansir oleh Reuters, Rabu (21/12/2011). JoongAng Ilbo sendiri menyebut informasi ini didapat dari sumber yang enggan disebut identitasnya.

Menurut sumber tersebut, Dubes China untuk Korut langsung melaporkan kepada pemerintah pusat di Beijing sesaat setelah mendapatkan informasi tersebut.

"Korea Utara memberitahukan kematian Kim kepada China melalui channel diplomatik pada hari itu juga," ujar sumber tersebut.
Pada Selasa (20/12) kemarin, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Korsel memberikan pernyataan berbeda. Menurut juru bicara Kemlu Korsel Cho Byung-jae, China sama sekali tidak mengetahui kematian Kim Jong-il sebelum pengumuman resmi dari Korut.

Intelijen dan militer Korsel mendapat kritikan karena gagal mendapat informasi meninggalnya Kim Jong-il sebelum pengumuman resmi dari pemerintah Korut.

Kepala Badan Intelijen Nasional Korsel, Won Sei-hoon mengatakan kepada parlemen soal adanya kemungkinan China telah mendeteksi sinyalemen tersebut lebih awal, namun mereka tidak memverifikasinya lebih lanjut.

Terhadap hal ini, pemerintah China sendiri belum memberi tanggapan. Namun, sebelumnya pada tahun 2006 silam, pernah terjadi di mana pemerintah China mendapatkan pemberitahuan terlebih dahulu saat Korut hendak melakukan uji coba nuklir pertama kali. China telah mengetahui hal tersebut sekitar 20 menit sebelum uji coba dilaksanakan.



READ MORE - Belasungkawa meninggalnya Kim Jong-il

fakta tentang kasus mesuji

Video kasus Mesuji yang ditunjukkan tim advokasi kasus Mesuji, Lampung menunjukkan ada beberapa korban yang tewas dengan kondisi mengenaskan, kepala terpenggal. Kasus yang terdapat pembantaian itu ternyata terjadi di Mesuji, Sumsel. Korban tewas dengan kepala terpenggal adalah 2 orang dari pihak PT Sumber Wangi Alam (SWA).

Menurut salah satu pejabat di Polres Ogan Komering Ilir (OKI) yang enggan disebutkan namanya, ketika ditemui detikcom, di Mapolres OKI, Jalan Letnan Muchtar Saleh Nomor 120, Kayuagung, Sumatera Selatan, Kamis (22/12/2011) membenarkan salah satu potongan video tersebut. Dua kepala terpenggal di atas truk itu merah dalam video itu adalah dari pihak PT SWA.

Pejabat Polres OKI itu mengatakan ada 2 lokasi bentrokan warga pada 21 April 2011 yang menewaskan 7 orang, 2 orang warga Desa Sungai Sodong dan 5 orang dari pihak PT SWA. Berikut pemaparan pejabat itu:

TKP 1

Petak 19 lahan perkebunan PT SWA, 5 Km dari Desa Sungai Sodong. Dua warga Desa Sungai Sodong, Indra Syafii dan Syaktu Macan, menghalang-halangi pihak perkebunan untuk panen sawit. Bentrokan pun terjadi.

Korban tewas:

1. Sabar bin Ruswat, anggota Satpam PT SWA, ditusuk di bagian perut
2. Indra Syafii, warga Desa Sungai Sodong-Kecamatan Mesuji, luka gorok
3. Syaktu bin Macan, warga Desa Sungai Sodong-Kecamatan Mesuji, luka bacok parah di seluruh tubuh, melarikan diri dan kemudian diketahui meninggal di Desa Sungai Sodong.

Detikcom kemudian mengkonfirmasi pengakuan warga Sungai Sodong, Riyadi, pada Rabu (21/12) kemarin bahwa Indra Syafii tewas dengan luka tembak di dada kanan, tengah dan kiri serta kepala kemudian luka gorok dengan leher hampir putus. Pejabat OKI itu membantah ada luka tembak pada Indra.

"Tidak ada luka tembak. Bila dikroscek ke laporan korban yang melaporkan, melalui istrinya, D, dalam BAP hanya luka sembelih. Di tubuh tidak ditemukan adanya luka-luka lain," jelas pejabat itu yang menegaskan penyebab kematian Indra adalah luka gorok di leher.

Pejabat Polres OKI itu menambahkan, pihak keluarga korban tewas dari Desa Sungai Sodong menolak untuk dilakukan autopsi.

TKP 2 

Pabrik PT SWA. Mengetahui 2 warganya, Indra dan Syaktu, tewas, maka sekitar 300-400 warga menyerbu pabrik PT SWA. Bentrokan kembali terjadi.

Korban tewas:

1. Hambali bin M Thohir, Asisten Mandor Pabrik Kepala Sawit (PKS) PT SWA, luka bacok dan patah tulang punggung
2. Ardhi bin Ratam, Asisten Kebun PT SWA, luka seluruh tubuh bacokan dan pukulan
3. Hermanto, Pekerja PT SWA, dipenggal (dalam video kasus Mesuji ditunjukkan oleh pengalan kepala di atap truk)
4. Saimun, Satpam PT SWA, dipenggal (dalam video kasus Mesuji ditunjukkan oleh pengalan kepala di atap truk)

Siapa Merekam?

Teka-teki siapa yang merekam video yang menunjukkan dua penggalan kepala di atas truk merah dalam kasus Mesuji itu masih menjadi teka-teki. Pejabat Polres OKI mengatakan tidak tahu siapa yang merekam dan bagaimana bisa sampai ke masyarakat. Berikut wawancara detikcom pada pejabat Polres OKI soal perekaman video:

Kenapa bisa sampai ada video beredar di masyarakat, apakah ada anggota polisi yang merekam?

Saya nggak tahu karena kita memang tidak mengontrol satu-satu.

Selain polisi apakah ada anggota lain?

Kalau nggak salah dari tentara ada ya.

Apakah kemungkinan tentara merekam?

Saya nggak bisa memastikan itu

Sebelumnya Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Mesuji sudah bergerak ke lapangan. Fokus utama tim adalah menyelamatkan korban yang terluka. Namun tim sudah mengantongi dugaan penyebab bentrok di kebun sawit di Mesuji, Lampung dan Sumatera Selatan.

"Kami sedang mendalami semua data. Indikasi awal sudah ada, kami akan sampaikan setelah buktinya terkumpul kuat," kata Ketua Tim TGPF Mesuji, Denny Indrayana saat dihubungi detikcom, Kamis (22/12/2011).
READ MORE - fakta tentang kasus mesuji

Rabu, 18 Mei 2011

IPS juga sebaik IPA, bahkan lebih baik !!!

Tulisan di bawah ini adalah murni dari buah pikiran saya ( R.Arya Ramadan P. ), jika terdapat pihak-pihak yang tidak setuju harap saran dan kritik karena ini hanya opini.

Kenapa sekolah jurusan IPA jika kuliahnya dan pekerjaannya hanya berada di lingkup IPS??
   
    Pemikiran itu mungkin menjadi salah satu protes dari anak - anak IPS karena "LAHAN" mereka dibabat HABIS sama anak - anak IPA. Hal itu dapat saya katakan karena saya sendiri yang anak IPS merasakan ke-"EGOISAN" mereka. Untuk apa mereka sekolah mahal - mahal di SMA / MA jurusan IPA jika ujung - ujungnya hanya mengambil LAHAN untuk anak - anak IPS ? Apakah karena EGOIS ?? atau karena sebenarnya mereka hanya anak ingusan yang tak tahu apa kegunaan mereka untuk masuk IPA ?
Egoisnya mereka

    sebagai contoh sajalah, pada saat SNMPTN tahun 2011, banyak anak - anak dari jurusan IPA yang memilih khusus yang membutuhkan ilmu IPS alias jurusan akutansi, administrasi, dan sebagainya. Apa kegunaan mereka sekolah? "Mungkin hanya untuk menghabiskan duit orang tuanya ya" :D

    Setiap tahun Pemerintah selalu membuat UAN semakin sulit. Untuk tahun periode 2010-2011 misalkan saja di buat rumit dengan sistem 5 kode soal, hal ini merupakan upaya pemerintah kita untuk meningkatkan kwalitas SDM Indonesia yang bermutu serta bernilai jual tinggi dengan pemikiran - pemikiran yang kritis. TAPI,,,,, sepertinya semua usaha pemerintah itu hanya sia-sia saja diibaratkan hanya "KENTUT" yang baunya hanya kerasa sesaat sedangkan tak mempengaruhi seperti usaha pemertintah itu sendiri. Hal ini terjadi bukan karena kesalahan pemikiran dari instansi-instansi pemerintah yang "HANYA" mempercayai kwalitas anak IPA, tetapi juga karena dari oknum anak-anak IPA ( tetapi mungkn bukan hanya oknum ya,, sebagian besar tepatnya ) yang merebut LAHAN untuk anak-anak IPS.

    Bagaimana bangsa Indonesia dapat maju dan sukses di dunia ini ? jika para generasi mudanya saja ( untuk anak-anak IPA ) saling EGOIS dengan mergambil yang bukan JATAH untuk mereka.

PESAN :

untuk PEMERINTAH : "percuma jika di SMA/MA diadakan jurusan IPS jika semuanya hanya dianggap IPA yang paling sempurna,, buktikanlah sendiri jika IPS juga bisa LEBIH SEMPURNA ketimbang IPA."

untuk anak-anak IPA : " hey Bung, percuma kalian sekolah di Jurusan IPA jika selalu saja mengambil LAHAN anak-anak IPS, kalian masuk IPA pasti mikir pake otakkan? kenapa kalian gak mikir juga mengapa kalian EGOIS mengambil LAHAN untuk kami? "
READ MORE - IPS juga sebaik IPA, bahkan lebih baik !!!

Jumat, 06 Mei 2011

Cabut Larangan PKI dan Komunisme di INDONESIA

Sampai sekarang, masih banyak teori- teori yang berkembang mengenai siapa dalang dari peristiwa itu. Latar belakang pelaku penculikan yang berasal dari Cakrabirawa dan Batalyon 454 Dipenogoro persis model kudeta yang biasa dilakukan oleh militer. Dari sini muncul teori bahwa itu adalah karena konflik dalam tubuh Angkadan Darat. Teori ini dipercaya oleh Indonesianis Ben Anderson. Ada juga teori yang menyebutkan bahwa dalang peristiwa itu adalah CIA mengingat konstelasi perang dingin saat itu. Tapi yang paling banyak dipercaya hingga saat ini adalah versi pemerintah orde baru/AD bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan dalang dari apa yang disebut kudeta 1 Oktober tersebut.
Siapapun dalang dari peristiwa itu bukanlah soal. Biarlah para akademisi yang mengkajinya dengan menggunakan standar - standar baku yang mereka miliki. Tapi satu fakta yang tidak bisa dielak. Telah terjadi bentrok sesama anak bangsa dan yang menjadi korban adalah PKI dan para pendukungnya!
Beberapa hari pacsa G30S dan tuduhan dalang diarahkan kepada PKI, timbul gerakan massa yang dibantu AD menuntut pembubaran PKI. Dan tidak jarang dalam setiap aksi itu terjadi gesekan antara massa yang anti PKI dengan pendukung PKI dan yang berujung pada penghakiman massa. PKI yang dalam kondisi pesakitan itu dibakar markasnya, ditangkapi pengurusnya dan juga pembunuhan sadis terhadap pendukungnya di akar rumput.
Puncaknya dapat kita lihat seperti tertulis dalam buku sejarah terjadi ketika pasukan RPKAD yang dipimpin Kolonel Sarwo Edhi Wibowo mengunjungi daerah - daerah (terutama Jawa Bali) untuk menyulut emosi massa mengganyang pengikut - pengikut PKI. Pembunuhan massal, pemerkosaan perempuan banyak terjadi dan itu dilakukan oleh orang yang menyebut diri mereka Bangsa Indonesia dan berTuhan.
Keadaan PKI yang sudah di ujung tanduk itu diperparah kemudian dengan Pelarangan PKI dan ormas - ormasnya di seluruh Indonesia serta larangan penyebaran ajaran Komunisme/Marxis-Leninis di seluruh Indonesia lewat keputusan Pemerintah yang dikeluarkan oleh pemegang mandat Surat Pemerintah Sebelas Maret (Supersemar), Let. Jend Soeharto sehari pasca keluarnya surat yang sekarang masih kontroversial itu. Kedudukaan PP itu kemudian diperkuat dengan TAP MPR No XXV tahun 1966 dan produk hukumnya sudah dianggap cukup untuk “menghilangkan” komunisme dari Bumi Pancasila.
Demikian sekelumit kronologi larangan PKI dan ajaran komunisme yang berlaku hingga sekarang. Tapi bukan poin diatas yang ingi saya ungkapkan. Tapi bagaimana konteks pelarangan itu berkaitan dengan Demokrasi, HAM dan cita - cita kemerdekaan kita sendiri.
Pertama, dari kaca mata Demokrasi. Demokrasi adalah seperangkat gagasan yang menjamin adanya kebebasan bagi masyarakat. Itulah pengertian teoritis demokrasi. Kebebasan itu adalah pemberian Tuhan ( Bagi yang percaya) dan tidak boleh ada yang berhak untuk mengambil hak tersebut. Kebebasan beragama, mengungkapkan pendapat adalah kebebasan dasar dari manusia. Kebebasan mengungkapkan mendapat kemudian menjelma menjadi kebebasan untuk memiliki pilihan politik.
Pilihan politik seseorang didasarkan pada kesamaan ideologi dan cita - cita untuk mencapai kekuasaan dan mewujudkan cita - cita itu kelak. Dan komunisme yang bersumber dari ajaran Sosialisme Marxis adalah salah satu dari banyak pilihan ideologi politik di muka bumi ini. Bagi sebagian kecil rakyat indonesia, ideologi itu dirasa cocok untuk mengatasi segala persoalan di Indonesia. Jadilah mereka yang meyakininya sebagai seorang komunis.
Jika kita percaya pilihan politik dalam Demokrasi adalah kebebasan dasar bukankah seharusnya pemerintah itu menjaminnya? Indonesia yang sudah memutuskan menjadi Negara Demokrasi mau tidak mau harus menjalankan Demokrasi itu secara penuh. Dan konsekuensi hukumnya adalah melalui pencabutan TAP MPR No XXV tahun 1966 itu. Tap MPR tersebut adalah produk pemerintahan diktator untuk menghabisi musuh politiknya. UUD 1945 saja secara eksplisit jelas - jelas menjamin kebebasan dasar, masak produk hukum dibawahnya TAP MPR itu tidak bisa dicabut?
Kedua, dari sudut pandang HAM yang sudah sejatinya ada dalam negara Demokrasi, TAP MPR tersebut jelas jelas membawa implikasi hukum yang diskriminatif dan berbahaya. Banyak kemudian produk hukum yang dibuat dengan merujuk pada Tap MPR tersebut. Pelarangan PKI dan terutama sekali larangan penyebaran ajaran komunis bisa ditafsirkan seenaknya saja. Salah satu contohnya, pada zaman orde baru tidak boleh seseorang yang dianggap terlibat G30S (padahal tidak jelas dasarnya) dan PKI untuk memiliki KTP seumur hidupnya. Ada juga label di KTP yang menyebutkan bahwa seseorang itu bekas tapol/napol. Tujuan apalagi selain membatasi ruang gerak mereka dalam memperoleh akses pekerjaan dan pendidikan yang sudah sewajarnya mereka dapatkan.
Akibatnya tentu bisa ditebak. Keturunan mereka yang tidak tahu apa - apa tentang PKI atau bahkan G30S ikut terstigmatisasi di lingkungan mereka. Banyak buku - buku juga dilarang beredar hanya karena pengarangnya pernah menjadi anggota PKI dan onderbouwnya, padahal jelas - jelas kandungan buku itu tidak memiliki keterkaitan apapun sama sekali dengan ajaran komunis/Marxis-Leninis. Contoh paling fenomenal dan masih diingat sampai sekarang adalah pelarangan penerbitan buku roman Bumi Manusia karangan Pramoedya Ananta Toer. Itu hanya kerena Pramoedya pernah menjadi ketua LEKRA, Onderbouw PKI bidang kesenian. Ironis!
Timbulnya diskriminasi oleh negara terhadap warga negaranya adalah bentuk pelangaran HAM paling kejam. Dan itu dapat disebut sebagai terorisme nagara pada warganya sendiri. Lebih berbahaya ketimbang terorisme kelompok radikal yang berkembang dewasa ini.
Ketiga, dari sudut pandang kemerdekaan Indonesia. Cita - cita kemerdekaan Indonesia terangkum dalam pembukaan UUD 1945 yaitu “menghantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur.” Kata kunci Rakyat Indonesia adalah universal. Universal berarti untuk semua, tanpa pembatasan sama sekali berdasarkan identitas primordialisme dan pilihan politik supaya hidupnya merdeka, bersatu berdaulat dan adil makmur. Apakah adil dan makmur dapat tercapai tanpa merdeka (kebebasan) dan bersatu (tidak diskriminatif)?
Cita- cita kemerdekaaan secara eksplisit adalah penerimaan terhadap sistem demokrasi dan HAM itu sendiri. Bangsa Indonesia tidaklah boleh lupa akan makna kemerdekaaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata oleh para Pahlawan. Cita - cita itu tidak untuk sekelompok orang, etnis maupun ideologinya. Tapi untuk semua. Jika demokrasi dan HAM kita langgar, dengan sendirinya kita hancurkan pula cita - cita kemerdekaan yang diproklamirkan tahun 45 itu.
Untuk mewujudkan semua itu, sekali lagi, salah satu langkah yang harus diambil dengan cara mencabut TAP MPR No. XXV tahun 1966. Dalam iklim keterbukaan Demokrasi sekarang ruang itu terbuka cukup lebar. Hanya dengan political will pemerintah dan anggota MPR saja hal itu dapat terealisasi. Sebab, sistem ketatanegaraan tidak memungkinkan untuk mengajukan uji meteri atas Tap MPR kepada Mahkamah Konstitusi. Karena kedudukan Tap di atas UU dan hanya boleh dicabut dengan mengeluarkan Tap pencabutan oleh MPR sendiri. Sejauh ini hanya PDIP yang konsisten menghendaki pencabutan TAP MPR No. XXV tahun 1966 itu. Sedangkan partai - partai lain kelihatan tidak setuju dengan alasan - alasan subyektif prosedural ketimbang obyektif rasional.
Alasan - alasan PKI akan hidup lagi dan komunisme bertentangan dengan Pancasila sebab mereka tidak bertuhan juga sering dilontarkan. Apabila alasan itu konsisten, mengapa Negara menjamin adanya kelompok - kelompok yang secara nyata bahkan menyebut Pancasila itu haram, kafir dan Indonesia adalah Negara setan. Apakah hanya dengan embel - embel percaya pada Tuhan mereka lantas bisa dibiarkan hidup padahal mereka mau membunuh demokrasi yang mana mereka dapat hidup dalam sistem itu?
Jika kita percaya Tuhan tidak pernah memaksa untuk percaya kepadaNya, kita juga seharusnya percaya bahwa mereka yang tidak percaya kepadaNya pun dijamin untuk diperlakukan setara. Hanya dalam Demokrasi itu bisa terwujud!

*Tulisan diatas hanya pendapat pribadi!
READ MORE - Cabut Larangan PKI dan Komunisme di INDONESIA

Kamis, 05 Mei 2011

Alasan merokok bagi perokok

Suatu hari di tempat praktek ada seorang pasien berkata, “Dok, saya mencari obat untuk berhenti merokok. Saya sudah kecanduan banget. Ngga bisa berhenti nih…” Hmm… andai saja ada pabrik obat yang menjual “Obat berhenti merokok” dan orang benar-benar bisa berhenti merokok karenanya…
Merokok merupakan masalah klasik yang sudah lama menghiasi kehidupan manusia. Meski rata-rata perokok sudah mengetahui bahwa rokok dapat menyebabkan penyakit jantung, impotensi, kanker dan lain-lain -seperti yang tertulis pada setiap akhir iklan rokok (walaupun hanya sesaat), namun kenyataannya orang masih saja merokok. Ironisnya, akibat yang ditimbulkan bukan hanya bagi mereka yang menghisapnya, perokok pasif juga harus menanggung beban ini. Ada banyak alasan yang digunakan perokok ketika disarankan untuk berhenti. Dan alasan-alasan tersebut kini menjadi mitos yang harus dipatahkan! Nah, berikut adalah alasan-alasannya:
Alasan 1: Dengan merokok saya terlihat macho/sexy
Tepatnya… pabrik rokok mengharapkan anda berpikir seperti itu. Mungkin awalnya memang iya, tapi tunggu saja… Merokok dapat menimbulkan kulit keriput dan gigi kuning. Merokok juga berkontribusi pada osteoporosis atau pengeroposan tulang. Kalau sudah begitu, tubuh tidak lagi tegap. Dan yang lebih penting, merokok dapat menyebabkan impotensi. Apa itu yang namanya macho/sexy?
Alasan 2: Berhenti merokok bisa membuat saya gemuk
Bertambanya berat badan banyak dialami orang yang mencoba berhenti merokok. Hal ini terjadi karena kebiasaan menghisap rokok kini berganti dengan makan. Namun dengan merencanakan diit gizi yang sehat dan meningkatkan aktivitas akan membantu kita memecahkan masalah ini. Bahkan, dengan olahraga, tidak hanya masalah berat badan saja yang dapat diatasi, namun stamina dan kapasitas paru yang hilang ketika merokok juga dapat dikembalikan.
Alasan 3: Saya akan berhenti ketika saya hamil
Mungkin akan lebih sulit untuk hamil bila anda merokok karena merokok adalah penyebab mayor dari infertilitas. Wanita yang merokok memiliki resiko keguguran dan komplikasi selama kehamilan yang meningkat.
Alasan 4: Merokok tidak melukai orang lain selain diri sendiri
Salah! Bila merokok di sekitar orang lain, anda telah menyakit mereka terutama yang memiliki asma, penyakit jantung, alergi atau anak-anak. Perokok pasif juga mempunyai resiko yang meningkat seperti pada perokok aktif.
Alasan 5: Saya masih muda, saya akan berhenti merokok beberapa tahun lagi
Hampir semua perokok aktif mulai merokok ketika masih muda. Dan kebanyakan dari mereka berharap dapat berhenti beberapa tahun kemudian. Namun kebanyakan masih merokok setelah lima tahun ke depan.
Alasan 6: Hanya satu rokok sehari kok
Merokok tidaklah aman sekalipun hanya 1 rokok dalam sehari. Setiap rokok mengandung sekitar 1 sampai 2 miligram nikotin yang dapat mencapai otak setelah 10 detik dihirup. Segera setelah tiupan pertama adrenalin akan sibuk meningkatkan tekanan darah, denyut jantung dan nafas anda.
Alasan 7: Rokok saya “light”, jadi ya ga masalah
Munurut Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, rokok “light” memiliki kandungan yang sama dengan rokok pada umumnya, termasuk lead, ammonia, benzene, DDT, gas butane, carbon monoxide, arsenic dan polonium 210.
Alasan 8: Kanker Payudara adalah kanker pembunuh nomor 1 pada wanita
Tet tot! Yang benar adalah kanker paru. Meningkatnya angka kematian akibat kanker paru berhubungan langsung dengan meningkatnya rate dari merokok. Merokok juga merupakan resiko mayor pada penyakit jantung, si pembunuh nomor satu.
Alasan 9: Merokok dapat memperbaiki mood
Beberapa orang percaya rokok dapat menambah semangat, namun itu dapat menurunkan moodmu. Jika anda sedang down atau depresi, rokok dapat menempatkan anda pada resiko yang lebih tinggi untuk depresi, hiperaktivitas, dan attention deficit disorder. Seperti pada penelitian terbaru disebutkan, remaja yang merokok memiliki resiko 4 kali yang lebih besar untuk mengalami depresi dari remaja yang tidak merokok.
Alasan 10: Mengunyah tembakau adalah aman karena tidak melalui inhalasi
Bukan hanya kanker paru yang dapat membunuh. Mereka yang mengunyah tembakau memiliki resiko untuk kanker pada rongga mulut, yang dapat mengenai lidah, bibir dan gusi. Seperti pada merokok, lebih cepat berhenti lebih besar kesempatan anda untuk meloloskan diri dari penyakit-penyakit tersebut.
READ MORE - Alasan merokok bagi perokok

Rabu, 04 Mei 2011

Pejabat Tertidur?? PECATTTTTTTTTTT !!



Ilustrasi Pejabat China tertidur
Ilustrasi Pejabat China tertidur

Pemerintah kota Hengyang, provinsi Hunan, China selatan memecat 6 pejabatnya yang tertangkap kamera mengantuk dalam rapat untuk memperingati 30 tahun reformasi ekonomi dan keterbukaan China. Menurut Beijing News (26 Des 2008), sanksi itu dijatuhkan menyusul peredaran foto-foto itu di Internet.
Keenam orang yang dipecat adalah pimpinan Partai Komunis pemerintah dan manajer perusahaan.”Pemecatan itu dimaksudkan untuk memperkuat disiplin dan membersihkan dampak buruk kelakuan itu dalam pemerintahan kota,” keputusan pemerintah setempat.
Meskipun pemecatan tersebut memunculkan polemik, karena alasan mereka mengantuk karena pertemuan tersebut sangat membosankan.
Beberapa opini kontroproduktif tersebar di dunia maya menangkapi kebijakan pemerintah tersebut “Dalam 99 persen pertemuan semacam itu, kata-kata (yang digunakan) tidak berisi dan stereotipikal,” komentar Damocangying di situs tianya.cn.
Pertemuan pemerintah di China biasanya sangat lama dan penuh dengan pidato-pidato panjang, sekalipun para pejabat senior telah berusaha untuk mempersingkat dan membuatnya lebih efisien.
China Bisa Maju karena Disiplin dan peningkatan Moralitas Pejabat
Sejumlah pembangunan dan kemajuan bangsa China yang 30 tahun lalu adalah negara miskin jauh dibawah Indonesia, kini bangkit menjadi kekuatan baru di dunia. China kini berada di atas Indonesia, dan saat ini China memiliki pertumbuhan ekonomi pesat, kemajuan industri teknologi, kekuatan militer hingga penguasaan ilmu antariksa.
Hal ini tentu didukung dari sejumlah kebijakan tegasnya terhadap para pejabat, pengusaha maupun masyarakat umum. Mereka yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi, maka hadiah “peti mati” berada di depan mata disertai penyitaan aset-aset milik keluarga. Dan lebih dashyat lagi, anggota keluarga juga terancam pidana. Hal ini menjadi “lonceng supremasi hukum” yang besar bagi para pelaku kriminal, termasuk koruptur.
Bagaimana dengan Pejabat yang tidur di Negeri Indonesia?
Para pejabat “hobi” tidur saat rapat di negeri ini perlu “bersyukur”. Meskipun tidur berkali-kali (mirip iklan bank aja),  bukan sekali, para anggota terhormat di Senayan memiliki kebiasaan tidur saat rapat. Yang parah lagi, mereka tidak hanya tidur, tapi suka bolos.
Di Indonesia, Presiden SBY pernah tereskpos sedang marah (8 April 2008) karena ada peserta (pejabat daerah Sumatera Barat) yang mendengarkan pidatonya tertidur. “Itu coba bangunkan yang tidur itu. Kalau tidur di luar saja!” “Pimpinan bagaimana dapat memimpin rakyat kalau tidur! Malu dengan rakyat yang memilih. Untuk mendengarkan pembicaraan untuk rakyat saja tidur! Jangan main-main dengan tangung jawab. Berdosa, bersalah dengan rakyat,” ujarnya.
Berikut foto-foto para pejabat negeri ini yang tidur saat rapat:
DPR tertidur
DPR tertidur

Tertidur ditengah rapat bersama negera lain
Tertidur ditengah rapat bersama negera lain

Selama ini, presiden hanya sering menegur dan marah kepada peserta rapat yang tertidur di Istana Negara. Bagaimana dengan Anggota Dewan? Siapa yang dapat menegur mereka? Mungkinkah dengan hukuman “pecat” akan menimbulkan efek jerah bagi mereka yang tidur saat rapat????
READ MORE - Pejabat Tertidur?? PECATTTTTTTTTTT !!

Amerika dan Penggulingan Soekarno

Profesor Peter Dale Scott (PDS) melalui paper-nya mengungkapkan campur tangan Amerika Serikat dalam pengulingan Presiden Soekarno dengan cara kotor dan berdarah tahun 1965-1967. Seluruh catatan dalam periode yang sulit dimengerti akan tetap berada di luar jangkauan analisis yang terlengkap sekalipun. Fakta sesungguhnya yang terjadi tidak terdokumentasi; dan sementara dokumentasi yang beredar ditemukan banyak kontroversial dan tidak teruji faktanya. Pembantaian pengikut Soekarno yang beraliran kiri (sosialis) merupakan hasil dari konspirasi politik yang meninggalkan ketakutan (paranoid atau phobia) yang meluas, dan menjadikan ini suatu tragedi yang melampaui dari tujuan suatu kelompok atau koalisi.
Dalam hal ini, Dale Scott tidak hanya memberi kesan bahwa provokasi dan kekerasan pada tahun 1965 hanya berasal dari militer Indonesia yang beraliran kanan yang telah bekerja sama dengan Amerika Serikat, bersama (termasuk penting, tapi jarang disebut/diuraikan) intelijen Inggris, Jerman dan Jepang. Namun dari keseluruhan papernya, Dale Scott menemukan peristiwa ini sebagai konspirasi yang rumit dan terselubung. Kompleksitas dan ambiguistias sejarah pembantaian berdarah Indonesia 1965-1967 yang sesungguhnya masih lebih sederhana dan mudah dipercaya oleh masyarakat daripada sejarah versi dari Presiden Soeharto dan Permerintahan Amerika Serikat.
Klaim mereka (versi Soeharto dan Pemeritahan Amerika) yang masih bermasalah itu menjelaskan bahwa pada 30 September 1965, sebuah gerakan yang disebut sebagai Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) melakukan kudeta (pembunuhan 6 jenderal militer), merupakan gerakan penyerangan “kiri” terhadap “kanan”, lalu memberi legalitas restorasi kekuasaan yang diikuti oleh usaha pembantaian golongan kiri oleh golongan tengah. Dalam skenario ini, Soeharto menempatkan dirinya sebagai sosok golongan “tengah” (padahal Soeharto dan AH Nasution merupakan sosok kanan, sementara Jenderal Ahmad Yani merupakan sosok tengah) atau istilah yang digunakan politikus era saat ini adalah “politik jalan tengah”. Ini semata-mata hanya menjadi “kendaraan” simpatik sekaligus pengelabuan kepada rakyat yang mana sesungguhnya mereka sedang berkonspirasi dengan kekuataan asing yakni Amerika Serikat cs atau lebih tepatnya “golongan kanan yang tulen”.
**************
Dengan berusaha menelusuri data-data Mahmilub (Mahkamah Militer Luar Biasa) khususnya bukti yang mendiskreditkan tesis anti-PKI, Dale Scott melalui penelusuran dokumen Coen HoltazappelThe 30 September Movement“, maka didapatkan suatu kesimpulan bahwa gerakan 30 September 1965 merupakan gerakan konspirasi yang berpura-pura melakukan kudeta, padahal yang melakukan sekaligus merancang konpirasi ini adalah golongan kanan “tulen” Angkatan Darat dengan maksud untuk menghabisi golongan tengah militer terlebih dahulu.
Golongan kanan tulen ini adalah Soeharto dan AH Nasution yang anti-komunis (terlibat dalam hal ini adalah Sarwo Edhi). Sedangkan golongan tengah militer adalah mereka yang loyal tapi kritis terhadap Soekarno dan Pancasila, yang tidak bersekutu dengan PKI ataupun Amerika. Mereka adalah 6 Jenderal yang dibunuh. Dengan kudeta “pura-pura”, setelah golongan tengah Angkatan Darat dihabisi, maka golongan kanan dengan mudah merintis pembersihan golongan kiri (termasuk rakyat sipil) dengan slogan dan provokasi. Habisnya golongan tengah dan sipil kiri merupakan rencana langkah-langkah yang harus diambil demi mengukuhkan serta membentuk pemerintahan militer diktator. [catatan: ini juga terjadi di negara Chile yang mana Jenderal Pinochet bertindak seperti Soeharto].
Dalam paper Dale Scott, ia berkesimpulan bahwa dalam konspirasi “Amerika Serikat dan Penggulingan Soekarno, 1965-1967″ ditemukan tiga tahapan besar yakni:
  1. Gestapu- 30 September 1965 : merupakan “kudeta” yang dilakukan oleh sayap kiri “gadungan”
  2. KAP-Gestapu : yakni gerakan anti Gestapu dengan membantai PKI beserta ratusan ribu orang simpatisan PKI sebagai the dead of socialism.
  3. Pendegradasian Pengaruh dan Kekuasaan Soekarno : secara terus menerus hingga tidak bersisa, hingga rakyat tidak diperbolehkan belajar atau mengikuti ajaran Bung Karno.
Pemaparan Dale Scott hanya membahas dua dari tiga phasa besar ini yakni phasa KAP-Gestapu dan Pendegradasian pengaruh dan kekuasaan Soeharto. Sedangkan phasa pertama, menurut penulis istilah kudeta pada tahap pertama bersifat fiktif, karena tidak adanya bukti-bukti pengambilalihan kekuasaan pada tahap ini oleh PKI. Buktinya Presiden Soekarno tidak digulingkan pada 30 September – 1 Oktober 1965 oleh PKI. Justru, Presiden Soekarno digulingkan oleh Soeharto cs setelah Gestapu-30 September dalam rangkaian “3 tahapan konspirasi”.
3 Tahapan Besar Penggulingan Soekarno
Menunggu Eksekusi

Sebelum membahas keterlibatan Amerika Serikat  yang oleh CIA sendiri menyebut peristiwa 1965 sebagai “salah satu pembunuhan massal terburuk sepanjang abad 20″, marilah kita flash back kembali masalah-masalah apa saja yang menghantar terjadinya pembunuhan massal terburuk ini.
Menurut Harold Crouch, menjelang tahun 1965, staf umum Angkatan Darat (AD) Indonesia pecah menjadi dua kubu. Jauh sebelumnya, para jenderal tersebut (baik tengah maupun kanan) adalah anti-PKI, namun menjelang 1965 para jenderal ini pecah menjadi dua kubu pasca memburuknya kondisi kesehatan Soekarno (yang mana Soekarno jatuh pingsan). Kedua kubu tersebut adalah:
  1. Kubu Tengah AD Indonesia
    Kubu tengah adalah kelompok yang tetap loyal pada Soekarno, namun disisi lain mereka menentang kebijakan Soekarno tentang Persatuan Nasional (Nasakom) dimana PKI masuk dalam kekuatan nasional tersebut.
    Kubu tengah dipimpin oleh Jenderal Ahmad Yani dan diikuti kawan-kawannya.
  2. Kubu Kanan AD Indonesia
    Kubu kanan merupakan mereka yang menentang kebijakan Soekarno maupun Ahmad Yani yang tetap loyal pada Bung Karno. Kubu ini dipimpin oleh AH Nasution dan Soeharto yang anggotanya diantaranya adalah Basuki Rachmat dan Sudirman dari Seskoad.
Kisah penggulingan Soekarno yang sederhana (dan belum terungkap secara menyeluruh) adalah ketika musim “gugur” (September) 1965, Ahmad Yani beserta kelompok intinya dibunuh, hal yang kemudian menjadi jalan “legal” bagi upaya merebut kekuasaan oleh kekuatan-kekuatan anti-Yani (dan yang pasti juga adalah anti Soekarno yang melindungi PKI) dari kubu sayap kanan yang berafiliasi dengan Soeharto. Kunci perebutan kekuasaan ini adalah apa yang dinamakan “coup” (kudeta) 30 September, yang berdalih bahwa menyelamatkan Soekarno, namun sesungguhnya target utama “kudeta” tersebut adalah membunuh para jenderal besar AD yang paling loyal terhadap Soekarno yakni kelompok Ahmad Yani.
Hal ini dapat ditelusuri dari pertemuan AD yang berlangsung pada bulan Januari 1965 yang dihadiri oleh petinggi AD termasuk didalamnya adalah A Yani dan tidak terkecuali Soeharto. Pada pertemuan tersebut,  ada sekelompok petinggi AD yang kecewa (tidak senang) dengan Ahmad Yani dan pendukungnya. Dan pertemuan Januari 1965 menjadi petaka para jenderal yang loyal terhadap Soekarno.
Sebagai informasi, pada pertemuan Januari 1965, terdapat wacana untuk merebut kekuasaan ketika kondisi Presiden Soekarno memburuk untuk mencegah jatuhnya kekuasaan pada kelompok PKI. Namun rencana kudeta ini ditolak oleh Ahmad Yani. Pendapat A Yani didukung oleh empat orang petinggi AD lain yang masuk dalam kubu Yani. A Yani bersama 4 jenderal lain yang mendukung pendapat Yani pada pertemuan Januari 1965 dibunuh pada 1 Oktober 1965. Sebaliknya, mereka yang termasuk dalam kelompok Anti-Yani, justru bebas dari “kudeta” 30 September 1965. Dari kelompok yang anti Yani pada pertemuan Januari 1965, setidaknya 3 orang diantaranya yakni Soeharto, Basuki Rachmat dan Sudirman dari Seskoad menjadi tokoh utama yang menumpas “golongan kiri” dan golongan A Yani yang loyal pada Soekarno.
Tidak seorang Jenderal yang anti Soekarno pun yang menjadi target “kudeta 30S“, dengan satu pengecualian yakni Jenderal AH Nasution. Namun perlu dicatat bahwa AH Nasution “dapat” bebas dari pembunuhan disisi lain anaknya Ade Irma Suryani dan ajudannya Lettu Pierre Tendean yang dibunuh. AH Nasution berhasil melarikan diri tanpa mengalami luka berat, dan kemudian mendukung gerakan pembasmian PKI dan ideologi Soekarno pasca 30S.
Menjelang tahun 1961, CIA dikecewakan oleh AH Nasution yang semula dianggap sebagai “aset/orang” yang handal, namun kemudian dalam beberapa catatan ternyata AH Nasution tetap taat kepada Soekarno dalam berbagai kebijakan penting. Dan menjelang tahun 1965, kekecewaan ini sangat terasa bagi pihak yang mengoposisi AH Nasution, setelah bukti keterlibatan Amerika Serikat dalam perpecahan Vietnam. Lalu bagaimana track record hubungan Soeharto vs Nasution sampai-sampai AH Nasution sempat menjadi sasaran target “kudeta Gestapu”?
Pada tahun 1959, AH Nasution memeriksa kasus dugaan tindakan korupsi yang dilakukan Soeharto. Karena kasus ini, Soeharto diberi sanksi dengan memindahtugaskan Soeharto sebagai Panglima Diponegoro. Akibat kejadian 1959, hubungan Soerharot dan AH Nasution cukup “dingin”. [Crouch, The Army, p. 40; Brian May, The Indonesian Tragedy (London: Routledge and Kegan Paul, 1978), pp. 221-2.]
**************
Pernyataan Distorsi : Skenario Membalikkan Fakta Sudah Direncankan Sejak Awal
Salah satu hal yang paling tidak manusiawi adalah mereka yang berusaha mendistorsi fakta realitas dengan mengkambinghitamkan suatu kejadian serta menggiring opini publik ditengah keruhnya suasana. Suka mempolitisir suatu peristiwa dengan alasan yang tidak korelatif. Misalnya kasus Bom Ritz Carlton.
Sejak awal pasca pembunuhan 6 Jenderal besar yang loyal terhadap Soekarno, telah beredar pernyataan-pernyataan yang berusaha mendistorsi dengan realitas. Pernyataan Letkol Untung mengenai “Gestapu”, begitu juga distorsi ini oleh Soeharto dengan menginstruksikan pembasmian kelompok sosialis. Pada tanggal 1 Oktober 1965, Letnan Kolonel Untung mengumumkan kepada publik bahwa pada hari ini (1 Oktober 1065), Soekarno dilindungi (tawan) oleh kelompok Gestapu (PKI). Padahal pada tanggal 1 Oktober 1965, Soekarno tidak di”lindungi” oleh PKI. Ini sudah pernyataan yang didistorsi.
Belum sampai disana, pada persidangannya Letkol Untung juga mengatakan bahwa para jenderal (yang tewas dalam konspirasi Gestapu) dengan dukungan CIA merencanakan kudeta pada tanggal 5 Oktober 1965, karena telah disiagakannya pasukan militer dari Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Barat ke Jakarta.  Padahal sesungguhnya, pasukan-pasukan militer tersebut disiapkan di Jakarta untuk parade hari ABRI 5 Oktober 1965.
Untung sengaja tidak mengatakan hal yang sesungguhnya, padaha ia masuk dalam panitia persiapan peringatan hari ABRI tersebut. Dan lebih dashyatnya, padahal dia sendiri yang telah mengambil bagian dalam memilih kesatuan-kesatuan pasukan untuk parade hari ABRI tersebut. Untung juga tidak mengatakan bahwa kesatuan-kesatuan yang terpilih itu (termasuk bekas Batalion-nya yakni Batalyon 454/Banteng Raiders) telah menyediakan sekutu-sekutu untuk melakukan pembunuhan para Jenderal. Lalu, Letkol Untung dieksekusi mati dengan fakta persidangan yang absurd.
Namun ada catatan yang sering terlupakan dalam sejarah bahwa Letkol Untung (Pasukan Tjakrabirawa)  yang melakukan “kudeta gadungan” memiliki hubungan khusus dengan Soeharto. Untung adalah anak buah Soeharto, dan Soeharto bersama Tien Soeharto pada tahun 1965 melakukan perjalanan panjang untuk sekadar menghadiri pernikahan Untung di Kebumen dari Jakarta. Lalu, mengapa Untung begitu bodoh melakukan kudeta yang kemudian Soeharto pula yang menghabisi nyawanya?
Bagaimana distorsi Soeharto?
Sesaat penculikan dan pembunuhan para Jenderal yang loyal terhadap Soekarno, tanpa bukti jelas Soeharto menuduh PKI + Angkatan Udara RI (AURI) melakukan pembunuhan enam jenderal. Lalu mengkambinghitamkan  sekaligus memvonis hukuman mati (namun pada akhirnya dipenjara 29 tahun)  Marsekal Madya Omar Dhani pada Desember 1966 (Almarhum meninggal pada 24 Juli 2009 silam) yang loyal terhadap Soekarno. Alasan Soaharto menghubungkan Omar Dhani dalam peristiwa Gestapu hanya karena lokasi mayat-mayat para jenderal ditemukan di Lubang Buaya di dekat Bandara Halim Perdana Kusuma. Disamping itu, Soeharto menghubungkan Omar Dhani karena para Gerwani melakukan latihandi kawasan dekat Halim Perdana Kusuma.
Padahal, pada saat itu, sesungguhnya Soeharto mengerti betul bahwa pembunuhan para jenderal itu dilakukan oleh unsur-unsur AD yang ditunjuk oleh Letkol Untung (sahabat dekat Soeharto sendiri). Untung pernah ditempatkan sebagai prajurit di bawah komando Soeharto. Fakta ini semakin jelas dari pernytaan Soeharto sendiri, “Dalam perjalan saya ke Mabes Kostrad (markasnya Soeharto), saya berpapasan dengan prajurit Baret Hijau (Pasukan Untung) yang telah ditempatkan dibawah Komando Kostrad (komando Soeharto), namun mereka tidak memberi hormat pada saya”.
Catatan: Batalyon Infanteri (Yonif) 454/Banteng Raiders yang menjadi pasukan pendukung Untung dalam Gestapu sesungguhnya merupakan pasukan Raiders yang dilatih dengan bantuan dana dari Amerika Serikat. Dari korelasi ini, sangatlah mungkin pasukan Raiders (Untung) – Amerika – Soeharto menjadi satu kesatuan dalam konspirasi ini.
READ MORE - Amerika dan Penggulingan Soekarno

Untuk SBY yang ingin naik GAJI

Selama menjabat sebagai Presiden, Pak SBY sudah berkali-kali menyinggung tentang gajinya yang gak naik-naik, gajinya masih rendah, belum tertinggi.  Pada 5 Januari 2009, dalam pidatonya Pak SBY mengatakan “Gaji presiden harusnya yang paling tinggi, tapi ternyata tidak,”. Lalu, pada 3 April 2009, dihadapan para guru di Surabaya, Pak SBY bercerita didepan para pendidik bahwa “Gaji saya belum pernah naik. Enggak apa-apa,”.  Yang terbaru adalah pada saat acara penutupan Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri Tahun 2011 di Jakarta (21 Januari ’11), “Soal kesejahteraan prajurit TNI dan Polri, ini bukan retorika bukan janji-janji kosong bukan kebohongan. Tiap tahun, kita naikkan gaji dan lain-lain. Renumerasi telah diberikan. Renumerasi untuk meningkatkan kinerja dan prestasi. Sampaikan ke seluruh jajaran TNI dan Polri… Ini tahun keenam menuju ketujuh gaji Presiden belum naik. Betul. Tapi memang saya niati. Saya ingin semua sudah mendapatkan kenaikan yang layak, tepat, dan adil. Tolong laksanakan, implementasikan dengan baik,”
Dari ketiga pernyataan tersebut, pesan Pak SBY cukup jelas. Pak SBY ingin masyarakat terutama audiens memberi simpati kepada beliau, sekaligus melakukan serangan balik kepada para pengkritiknya.  Hati Pak SBY sangat gundah, dan dari kata-kata dalam pidatnya, kelihatan sekali beliau marah atas pernyataan bersama Tokoh Lintas Agama dan Pemuda pada 10 Januari 2011. Romo Benny Susetyo, salah satu tokoh agama menyampaikan “Kami mengimbau kepada elemen bangsa, khususnya pemerintah, untuk menghentikan segala bentuk kebohongan publik“. Lebih lanjut, Romo Benny menghimbau komponen masyarakat untuk bergerak melawan kebohongan. “Marilah kita canangkan tahun 2011 ini sebagai tahun perlawanan kebohongan,” 
Pak SBY

Sebagai manusia yang memiliki perasaan, tentu saja Pak SBY merasa sangat tersinggung ketika dirinya disebut-sebut menyebar kebohongan. Dan tentu saja beliau sangat kuatir apabila stigma “bohong” menempel dalam dirinya. Lebih kuatir, gundah dan marah tatktala Tokoh Lintas Agama dan Pemuda merilis bahwa ada 9 Kebohongan Janji Lama Pemerintah dan 9 Kebohongan Janji Baru Pemerintah . Seperti kita ketahui bahwa angka 9 selama ini merupakan angka “keramat” Pak SBY yang lahir pada tanggal 9 bulan 9 tahun ’49.
Segala bentuk serangan balik dan keluh kesah yang disampaikan Pak SBY merupakan bentuk pencitraan, suatu habit  beliau yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Pak SBY sama sekali tidak mengeluh agar gajinya naik. Bukan itu maksud beliau. Pak SBY ingin menunjukkan diri sebagai negarawan yang peduli dengan rakyatnya.  Beliau adalah presiden yang bekerja keras walaupun negara tidak menaikkan gaji beliau. SBY ingin mencitrakan diri sebagai pemimpin yang bekerja tanpa pamrih dan tidak mengeluh. Dia adalah seorang abdi negara.
31.2 Juta Rakyat Hidup Miskin Dibawah Rp 7100 per hari
Namun sayang, alangkah baiknya Pak SBY tidak melontarkan kata-kata “gaji tidak naik-naik”. Suatu pencitraan yang tidak seharusnya dilakukan mengingat ada puluhan juta masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2010, ada 31.2 juta rakyat Indonesia yang hidup rata-rata dibawah Rp 7100* per hari.  Artinya sebanyak 31.2 juta rakyat Indonesia hanya memiliki penghasilan rata-rata dibawah Rp 220.000 per bulan. Dan apabila dibandingkan dengan gaji Bapak Presiden, maka gaji Pak SBY saat ini adalah 290x dari rata-rata 31.2 juta rakyat Indonesia. Sementara, penghasilan 31.2 juta rakyat Indonesia ini gak naik-naik.
Apabila kita menggunakan filosofi, Andre Malraux, seorang penulis dan petualang asal Prancis, ”To command is to serve, nothing more and nothing less“. Artinya seorang pemimpin tidak lain tidak lebih harus menjadi pelayan bagi para pengikutnya. Selama ada pengikut atau dalam konteks ini adalah rakyat yang dipimpinnya, maka tugas seorang pemimpin harus memastikan bahwa rakyatnya sudah hidup lebih layak selama  kepimpinanannya. Pemimpin harus bisa menepati janji-janji yang ia lontarkan. Janji-janji yang dituangkan dalam visi yang harus diperjuangkan tanpa pamrih. Selama visi itu belum tercapai, pemimpin yang baik tidak boleh mengeluh. Terlebih bila ia dipilih menjadi pemimpin karena tebaran janji-janji ketika kampanye.
Sebagai kepala negara, maka semestinya Presiden SBY tidak pantas menyinggung gajinya. Seorang negarawan tidak boleh lagi membahas gaji, terlebih menjadi seorang Presiden RI, Pak SBY sudah mendapat semua fasilitas. Pak SBY tidak perlu lagi kuatir dapur rumahnya tidak berasap. Semua makanan, tempat tidur, kendaraan dinas hingga pesawat terbang sudah disiapkan. Biaya pengamanan, aksesoris sudah ditanggung semua oleh dana pajak. Setiap tahun, negara menghabiskan Rp 400 miliar untuk urusan kepresidenan [7]. Dan tiap bulan Pak SBY sudah mendapat gaji pokok Rp 64.000.000. Belum ditambah tunjangan yang lain. Angka yang sangat-sangat besar bagi 31.2 juta rakyat Indonesia yang masih berjuang keras melewati hari esok.
Soal Gaji Pak SBY, Coba Bercermin pada Bung Hatta
Jika ada pemimpin di negeri ini yang masih terus bertanya tentang kenaikan gaji, fasilitas, pelesiran ke luar negeri hingga korupsi, maka mereka harus bercermin dari Proklamator bangsa ini, Bung Hatta. Bung Hatta adalah salah satu sosok tokoh yang patut menjadi contoh dan inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama pemimpin bangsa ini. Selama menjadi Wakil Presiden mendampingin Bung Karno, Bung Hatta sangat memegang nilai-nilai sebagai negarawan. Beliau begitu disiplin, berintegritas, dan jujur.  Bung Hatta hidup sangat sederhana dan selalu setia pada kepentingan bangsa.
Salah satu kisah hidup Bung Hatta yang bekerja tanpa pamrih bagi negeri adalah kisah sepatu Bally. Pada tahun 1950-an, Bally adalah merek sepatu bermutu tinggi yang berharga mahal. Bung Hatta, ketika masih menjabat sebagai wakil presiden, berniat membelinya. Beliau kemudian menyimpan guntingan iklan yang memuat alamat penjualnya, lalu berusaha menabung agar bisa membeli sepatu idaman tersebut. Namun, uang tabungan tampaknya tidak pernah mencukupi karena selalu terambil untuk keperluan rumah tangga atau untuk membantu kerabat dan handai taulan yang datang kepadanya untuk meminta pertolongan. Hingga akhir hayatnya, sepatu Bally idaman Bung Hatta tidak pernah terbeli karena tabungannya tak pernah mencukupi.
Yang sangat mengharukan dari cerita ini, guntingan iklan sepatu Bally itu hingga Bung Hatta wafat masih tersimpan dan menjadi saksi keinginan sederhana dari seorang Hatta. Jika ingin memanfaatkan posisinya waktu itu, sebenarnya sangatlah mudah bagi Bung Hatta untuk memperoleh sepatu Bally. Misalnya, dengan meminta tolong para duta besar atau pengusaha yang menjadi kenalan Bung Hatta.
Namun, di sinilah letak kenegarawan dan abdi negara seorang Bung Hatta. Dalam keadaan hidup sederhana, Bung Hatta tidak pernah mengeluh kepada masyarakat bahwa beliau hidup miskin, gajinya kecil, gajinya tidak naik-naik. Sama sekali tidak pernah. Dia tidak berpidato meminta belas kasihan untuk menaikan popularitasnya. Dia tidak pernah menggunakan titelnya sebagai Proklamator agar ia mendapat penghasilan yang tinggi. Bung Hatta tidak pernah mengatakan bahwa “Seharusnya gaji seorang proklamator sekaligus presiden harus tertinggi”. Tidak pernah. Ia tidak mau meminta sesuatu untuk kepentingan sendiri dari orang lain. Bung Hatta memilih jalan sukar dan lama, yang ternyata gagal karena ia lebih mendahulukan orang lain daripada kepentingannya sendiri.
Bung Hatta meninggalkan teladan besar, yaitu sikap mendahulukan orang lain, sikap menahan diri dari meminta hibah, bersahaja, dan membatasi konsumsi pada kemampuan yang ada. Kalau belum mampu, harus berdisiplin dengan tidak berutang atau bergantung pada orang lain. Dan yang pasti, beliau tidak curhat agar dirinya dikasihin sehingga popularitasnya naik. Bung Hatta merupakan sosok tokoh bangsa yang telah memadukan antara kata dan perbuatannya. Bukan hanya sebatas slogan “satu kata, satu perbuatan”.
READ MORE - Untuk SBY yang ingin naik GAJI

CIA di INDONESIA


Ketika terjadi pemberontakan, sabotase dan spionase di beberapa negara dunia yang berseberangan dengan kepentingan Amerika, publik dan pengamat langsung menunjukkan jari mereka ke CIA. Apa itu CIA? Apa yang melatarbelakangi berdirinya CIA?
Disini saya coba mengutip beberapa sumber artikel dari wikipedia dan buku ‘Suar Suroso : Bung Karno – Korban Perang Dingin’ serta Confession of EHM dan A Games As Old As Empire.
Apa itu CIA?

Logo CIA
Logo CIA
CIA atau Central Intelligence Agency merupakan agen rahasia pemerintah Amerika Serikat (BIN-nya Indonesia). Didirikan pada 18 September 1947 sesuai penandatanganan NSA 1947 (National Security Act) oleh Presiden Harry S. Truman
CIA merupakan kamuflase dari OSS (Office of Strategic Services) yang menjadi agen spionase Amerika untuk pemenangan Perang Dunia II (PD II). Pada saat PD II berkecamuk, Amerika secara diam-diam mengambil kesempatan dengan membangun kekuatan baru secara rahasia di Eropa demi membendung pengaruh komunis. Kerja keras agen rahasia Amerika semakin bertambah, ketika fasis Hitler mengalami kekalahan dan diikuti kemenangan dan kemunculan kekuatan sosialis dan komunis di Eropa, Asia dan Amerika Latin.
Menghadapi ‘bahaya’ pertumbuhan pesat pengaruh komunis di berbagai negeri tersebut, dan demi mempengaruhi hasil pemilu di Italia [saat itu Italia akan melakukan pemilu, dan dari perhitungan survei, pemilu akan dimenangi Partai Komunis Italia] agar menguntungkan politik Amerika Serikat, diadakannya kampanye di kalangan orang kaya Wallstreet untuk menyumbangkan dana buat melakukan operasi-operasi rahasia.
Dalam hubungan ini, Allen Dulles dengan keras mendesak Pemerintah Amerika Serikat untuk segera mendirikan organisasi-organisasi rahasia demi melakukan berbagai operasi khusus-opsus. Maka pemerintah [AS] menyetujui dan menetapkan dua ketentuan penting mengenai operasi-operasi khusus ini :
1. Harus rahasia
2. Harus masuk akal untuk dapat dibantah adanya keterlibatan Pemerintah [AS], seandainya operasi tersebut terbongkar.
(Sumber : Bung Karno Korban Perang Dingin, hal:103)
Salah satu badan operasi khusus yang didirikan adalah CIA pada tahun 1947.
Fungsi CIA
Seperti dijelaskan di depan, CIA muncul sebagai reaksi perang dingin yakni antara Amerika Serikat (liberal kapitalis) dengan Uni Soviet (komunis-sosialis). Diawal-awal pembentukan, aksi-aksi CIA cukup memuaskan bagi pemerintah AS. CIA berhasil menenggelamkan paham komunis dan sosialis melalui berbagai konspirasi, sehingga perang ideologi cukup sukses dimenangkan Amerika. Dengan berkurangnya pengaruh Soviet serta hancurnya negara-negara sosialis melalui kudeta dan pemberontakkan, CIA mulai memasuki isu keamanan energi.
Operasi-operasi yang awalnya merupakan perang melawan ideologi (komunis, sosialis dan nasionalis), kini mereka bertugas menguasai negara-negara yang kaya dengan sumber daya alam dan minyak dibawah kendali AS. Mereka terus memburu negeri-negeri yang kaya sumber daya alam, dari Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika hingga Indonesia (Buku : Confession Economic Hitman dan A Game as Old As Empire).
Untuk memuluskan rencana-rencana kotornya, selalu ada EHM yang mendahului jalan CIA. Indonesia yang kaya raya akhirnya dimiskinkan sejak 1967 hingga saat ini (penjajahan ekonomi). Dengan bantuan-bantuan ahli ekonomi AS, EHM, CIA, Word Bank, IMF, ADB, negara-negara seperti Indonesia, Panama, Paraguay terjerat utang dan terjajah secara ekonomi. Begitu juga negara-negara Afrika yang kaya dengan emas, alumunium, dan minyak, rakyatnya mati kelaparan.
Yang paling tragis, aksi-aksi lembaga dan organisasi AS ini didukung oleh sejumlah oknum di pemerintahan sejak Orde Baru. Emas dan Tembaga di Tembagapura disedot habis-habisan oleh Freeport ditengah kemiskinan dan rendahnya pendidikan masyarakat Papua. Kontrak migas pun dilelang seperti barang tidak berharga, dan mengakibat Indonesia terkatung-katung tatkala harga minyak naik (Juli 2008 ) dan konsumsi meningkat di atas 1 juta barel per hari.
Berbagai tindakan kejam perusahaan dan kepentingan Amerika mendapat legitisami hukum lewat beberapa UU (yang jelas melanggar UUD 1945). Kita tidak perlu bingung atas terbitnya beberapa UU (Migas, Pendidikan, Ekonomi), karena  produk hukum Indonesia merupakan titipan pemerintah Amerika.
Selain kedua hal tersebut [ideologi, keamanan energi dan ekonomi], CIA saat ini sedang bingung mengalahkan sejumlah kelompok Islam Radikal yang disebut sebagai teroris seperti Al-Qaeda, Taliban, Hamas, dan Hizbullah.
Keberhasilan CIA
Secara gamplang, CIA berhasil memberi hadiah kepada pemerintah Amerika atas kemenangannya membendung pengaruh komunisme, yakni hancurnya Uni Soviet tahun 1991 (kini Rusia), mengucilkan Korea Utara

Pesawat Spy Khusus CIA
Pesawat Spy Khusus CIA
dan Kuba, serta menyeret negara-negara Eropa Timur, Timur Tengah [Arab Saudi, Mesir, Irak, Kuwait, Uni Emirat Arab], Asia Tenggara (Filipina, Singapura, Indonesia), Asia Selatan [Pakistan, Afganistan, 'India'], Afrika, serta sejumlah negara lain [Jepang, Korsel] menjadi ‘anaknya’.
Disisi positifnya, banyak kasus yang ditangani CIA seperti peredaran narkotika, organasisi kejahatan internasional, perdagangan senjata gelap, dan beberapa kontra-teroris berhasil dicapai CIA.
Beberapa ‘kemenangan sementara’ CIA:
- Berhasil memisahkan Korea Selatan dari pengaruh komunis (BKKPD)
- Berhasil memecahbelah Uni Soviet (1991) (BKKPD)
- Berhasil mengkudeta Pemerintahan Chili (Wikipedia)
- Berhasil menumbangkan Saddam Hussein (EHM)
- Berhasil mengusir Uni Soviet dari Afganistan atas bantuan Taliban (EHM)
- Berhasil men-amerika-kan Jerman Timur/Barat.
- Berhasil mengulingkan Soekarno melalui Gestapu 1965 (Gestapu merupakan kata yang dikenal militer AS : Gerakan September 30 –>format Inggris ; beda 30 September –>format Indonesia) -(BKKPD)
- Berhasil menliberalkan Italia (BKKPD)
- Berhasil menyepahamkan Prancis (BKKPD)
- Berhasil membunuh Presiden Ekuator, Jaime Roldos. (EHM)
- Berhasil membunuh Presiden Panama, Omar Torrijos.(EHM)
- Berhasil menguasai kepentingan Dinasti Saudi.(EHM)
- Berhasil menendang Uni Soviet dari Afganistan (1980-an)
- dan banyak lagi
Kegagalan CIA
Meskipun ada sejumlah keberhasilan CIA, namun banyak catatan hitam CIA yang terbongkar dan gagal.
- Agen CIA kecolongan informasi runtuhnya Tembok Berlin pada tahun 1989
- CIA gagal menjaga WTC, 11 September 2001
- CIA gagal menutup kebohongan senjata pemusnah massal di Irak
- CIA gagal mempertahankan Venezuela, Brazil, Bolivia agar tidak bengis terhadap Amerika.
- CIA gagal melumpuhkan Iran setelah diplomatnya di’segel’ oleh mahasiswa di Teheran (4 November 1979).
- CIA gagalkan memecahkan Indonesia melalui pemberontakkan PRRI-Semesta di tahun 1957.
- Gagal membunuh Soekarno secara langsung
- 14 kali gagal membunuh Fidel Castro
- CIA gagal membelokkan paham di China
- TNI berhasil menembak jatuh pesawat pembom CIA pada 18 Mei 1958 dalam konspirasi PRRI-Semesta. Pilotnya, Allan Pope berhasil ditawan tentara setelah berhasil menyelamatkan diri dengan terjun payung.
READ MORE - CIA di INDONESIA

Iran Produksi Massal Rudal Jelajah Baru


Seorang komandan senior Iran mengatakan, Angkatan Udara Republik Islam Iran telah berhasil memproduksi persenjataan pintar, termasuk rudal jelajah baru.
"Iran telah memproduksi dan menguji rudal jelajah baru, yang memiliki kemampuan untuk menghancurkan kapal perang," kata Wakil Komandan Operasi Angkatan Udara Iran Jederal Mohammad Alavi, seperti dikutip IRNA pada hari Ahad (1/5).
Dia menambahkan bahwa para ahli Iran juga berhasil mengubah struktur rudal darat menjadi rudal udara dan memasangnya pada pesawat pembom militer Iran.

Lebih lanjut, Jenderal Alavi menuturkan, Iran juga telah memproduksi bom ultra-berat dengan tonase besar dan kemampuan destruktif yang tinggi. Dia berharap para pakar Iran akan membuat prestasi besar yang berkaitan dengan perang elektronik.
Dia mengingatkan negara-negara tetangga dan regional bahwa Angkatan Udara Iran sepenuhnya siap melawan setiap ancaman.
Pada tanggal 18 April, Menteri Pertahanan Iran Jenderal Ahmad Vahidi mengatakan, militer Iran telah dilengkapi dengan rudal jelajah baru dan sistem pertahanan rudal.
"Baru-baru ini, kita menyaksikan uji penembakan sistem pertahanan negara, rudal Shahin dan Shalamcheh, dan telah diserahkan ke berbagai unit militer," tambahnya.
Vahidi menandaskan, rudal Zafar - rudal jelajah tercepat - bersama-sama dengan sistem lain, secara substansial dapat meningkatkan kemampuan pertahanan negara.
Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah menorehkan prestasi besar di bidang pertahanan dan mencapai swasembada peralatan penting militer. Sejak kemenangan Revolusi Islam Iran pada tahun 1979, negara ini telah memulai kampanye untuk kemandirian dalam industri pertahanan dan meluncurkan proyek-proyek militer.
Pada tanggal 16 April lalu, Iran berhasil menguji coba sistem pertahanan rudal baru yang diberi nama Sayyad-2 (Hunter II) dan dalam waktu dekat akan dilibatkan dalam operasi militer. Rudal ini memiliki kemampuan bersaing dalam perang elektronik dan juga dapat diandalkan dalam menghadapi sistem radar musuh.
Sayyad-2 adalah versi penyempurnaan dari sistem pertahanan rudal Sayyad-1. Sistem ini terdiri dari rudal dua tahap yang dapat menarget semua jenis pesawat tempur, termasuk pesawat pembom, di jarak menengah dan tinggi. Sistem tersebut juga dilengkapi dengan hulu ledak 200 kilogram dan dapat bergerak menuju sasaran dengan kecepatan 1.200 meter per detik.
Iran menegaskan bahwa kekuatan militernya bukan ancaman bagi negara lain dan doktrin pertahanan negara didasarkan pada pertahanan.
READ MORE - Iran Produksi Massal Rudal Jelajah Baru

Minggu, 01 Mei 2011

Tan Malaka - Komunisme dan Pan-Islamisme

Ini adalah sebuah pidato yang disampaikan oleh tokoh Marxis Indonesia Tan Malaka pada Kongres Komunis Internasional ke-empat pada tanggal 12 Nopember 1922. Menentang thesis yang didraf oleh Lenin dan diadopsi pada Kongres Kedua, yang telah menekankan perlunya sebuah “perjuangan melawan Pan-Islamisme”, Tan Malaka mengusulkan sebuah pendekatan yang lebih positif. Tan Malaka (1897-1949) dipilih sebagai ketua Partai Komunis Indonesia pada tahun 1921, tetapi pada tahun berikutnya dia dipaksa untuk meninggalkan Hindia Belanda oleh pihak otoritas koloni. Setelah proklamasi kemerdekaan pada bulan Agustus 1945, dia kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda. Dia menjadi ketua Partai Murba (Partai Proletar)), yang dibentuk pada tahun 1948 untuk mengorganisir kelas pekerja oposisi terhadap pemerintahan Soekarno. Pada bulan Februari 1949 Tan Malaka ditangkap oleh tentara Indonesia dan dieksekusi.

Kamerad! Setelah mendengar pidato-pidato Jenderal Zinoviev, Jenderal Radek dan kamerad-kamerad Eropa lainnya, serta berkenaan dengan pentingnya, untuk kita di Timur juga, masalah front persatuan, saya pikir saya harus angkat bicara, atas nama Partai Komunis Jawa, untuk jutaan rakyat tertindas di Timur.


Saya harus mengajukan beberapa pertanyaan kepada kedua jenderal tersebut. Mungkin Jenderal Zinoviev tidak memikirkan mengenai sebuah front persatuan di Jawa; mungkin front persatuan kita adalah sesuatu yang berbeda. Tetapi keputusan dari Kongres Komunis Internasional Kedua secara praktis berarti bahwa kita harus membentuk sebuah front persatuan dengan kubu nasionalisme revolusioner.  Karena, seperti yang harus kita akui, pembentukan sebuah front bersatu juga perlu di negara kita, front persatuan kita tidak bisa dibentuk dengan kaum Sosial Demokrat  tetapi harus dengan kaum nasionalis revolusioner. Namun taktik yang digunakan oleh kaum nasionalis seringkali berbeda dengan taktik kita; sebagai contoh, taktik pemboikotan dan perjuangan pembebasan kaum Muslim, Pan-Islamisme. Dua hal inilah yang secara khusus saya pertimbangkan, sehingga saya bertanya begini. Pertama, apakah kita akan mendukung gerakan boikot atau tidak? Kedua, apakah kita akan mendukung Pan-Islamisme, ya atau tidak? Bila ya, seberapa jauh kita akan terlibat?
Metode boikot, harus saya akui, bukanlah sebuah metode Komunis, tapi hal itu adalah salah satu senjata paling tajam yang tersedia pada situasi penaklukan politik-militer di Timur. Dalam dua tahun terakhir kita telah menyaksikan keberhasilan aksi boikot rakyat Mesir 1919 melawan imperialisme Inggris, dan lagi boikot besar oleh Cina di akhir tahun 1919 dan awal tahun 1920. Gerakan boikot terbaru terjadi di India Inggris. Kita bisa melihat bahwa dalam beberapa tahun kedepan bentuk-bentuk pemboikotan lain akan digunakan di  timur. Kita tahu bahwa ini bukan metode kita; ini adalah sebuah metode borjuis kecil, satu metode kepunyaan kaum borjuis nasionalis. Lebih jauh kita bisa mengatakan; bahwa pemboikotan berarti dukungan terhadap kapitalisme domestik; tetapi kita juga telah menyaksikan bahwa setelah gerakan boikot di India, kini ada 1800 pemimpin yang dipenjara, bahwa pemboikotan telah membangkitkan sebuah atmosfer yang sangat revolusioner, dan gerakan boikot ini telah memaksa pemerintahan Inggris untuk meminta bantuan militer kepada Jepang, untuk menjaga-jaga kalau gerakan ini akan berkembang menjadi sebuah pemeberontakan bersenjata. Kita juga tahu bahwa para pemimpin  Mahommedan di India – Dr. Kirchief, Hasret Mahoni dan Ali bersaudara – pada kenyataannya adalah kaum nasionalis; kita tidak melihat sebuah pemberontakan ketika Gandhi dipenjara. Tapi rakyat di India sangat paham seperti halnya setiap kaum revolusioner disana: bahwa sebuah pemberontakan lokal hanya akan berahir dalam kekalahan, karena kita tidak punya senjata atau militer lainnya di sana, oleh karena itu masalah gerakan boikot akan, sekarang atau di hari depan, menjadi sebuah masalah yang mendesak bagi kita kaum Komunis. Baik di India maupun Jawa kita sadar bahwa banyak kaum Komunis yang cenderung ingin memproklamirkan sebuah gerakan boikot di Jawa, mungkin karena ide-ide Komunis yang berasal dari Rusia telah lama dilupakan, atau mungkin ada semacam pelepasan mood Komunis yang besar di India yang bisa menentang semua gerakan. Bagaimanapun juga kita dihadapkan pada pertanyaan: apakah kita akan mendukung taktik ini, ya atau tidak? Dan seberapa jauh kita akan mendukung?
Pan-Islamisme adalah sebuah sejarah yang panjang. Pertama saya akan berbicara tentang pengalaman kita di Hindia Belanda dimana kita telah bekerja sama dengan kaum Islamis. Di Jawa kita memiliki sebuah organisasi yang sangat besar dengan banyak petani yang sangat miskin, yaitu Sarekat Islam. Antara tahun 1912 dan 1916 organisasi ini memiliki sejuta anggota, mungkin sebanyak tiga atau empat juta. Itu adalah sebuah gerakan popular yang sangat besar, yang timbul secara spontan dan sangat revolusioner.
Hingga tahun 1921 kita berkolaborasi dengan mereka. Partai kita, terdiri dari 13,000 anggota, masuk ke pergerakan popular ini dan melakukan propaganda di dalamnya. Pada tahun 1921 kita berhasil membuat Sarekat Islam mengadopsi program kita. Sarekat Islam juga melakukan agitasii pedesaan mengenai kontrol pabrik-pabrik dan slogan: Semua kekuasaan untuk kaum tani miskin, Semua kekuasaan untuk kaum proletar! Dengan demikian Sarekat Islam melakukan propaganda yang sama seperti Partai Komunis kita, hanya saja terkadang menggunakan nama yang berbeda.
Namun pada tahun 1921 sebuah perpecahan timbul karena kritik yang ceroboh terhadap kepemimpinan Sarekat Islam. Pemerintah melalui agen-agennya di Sarekat Islam mengeksploitasi perpecahan ini, dan juga mengeksploitasi keputusan Kongres Komunis Internasional Kedua: Perjuangan melawan Pan-Islamisme! Apa kata mereka kepada para petani jelata? Mereka bilang: Lihatlah, Komunis tidak hanya menginginkan perpecahan, mereka ingin menghancurkan agamamu! Itu terlalu berlebihan bagi seorang petani muslim. Sang petani berpikir: aku telah kehilangan segalanya di dunia ini, haruskah aku kehilangan surgaku juga? Tidak akan! Ini adalah cara seorang Muslim jelata berpikir. Para propagandis dari agen-agen pemerintah telah berhasil mengeksploitasi ini dengan sangat baik. Jadi kita pecah. [Ketua: Waktu anda telah habis]
Saya datang dari Hindia Belanda, dan menempuh perjalanan selama empat puluh hari .[Tepuk Tangan]
Para anggota Sarekat Islam percaya pada propaganda kita dan tetap bersama kita di perut mereka, untuk menggunakan sebuah ekspresi yang popular, tetapi di hati mereka mereka masih bersama Sarekat Islam, dengan surga mereka. Karena surga adalah sesuatu yang tidak bisa kita berikan kepada mereka. Karena itulah, mereka memboikot pertemuan-peretemuan kita dan kita tidak bisa melanjutkan propaganda kita lagi.
Sejak awal tahun lalu kita telah bekerja untuk membangun kembali hubungan kita dengan Sarekat Islam. Pada kongres kami bulan Desember tahun lalu kita mengatakan bahwa Muslim di Kaukasus dan negara-negara lain, yang bekerjasama dengan Uni Soviet dan berjuang melawan kapitalisme internasional, memahami agama mereka dengan lebih baik, kami juga mengatakan bahwa, jika mereka ingin membuat sebuah propaganda mengenai agama mereka, mereka bisa melakukan ini, meskipun mereka tidak boleh melakukannya di dalam pertemuan-pertemuan tetapi di masjid-masjid.
Kami telah ditanya di pertemuan-pertemuan publik: Apakah Anda Muslim - ya atau tidak? Apakah Anda percaya pada Tuhan – ya atau tidak? Bagaimana kita menjawabnya? Ya, saya katakan, ketika saya berdiri di depan Tuhan saya adalah seorang Muslim, tapi ketika saya berdiri di depan banyak orang saya bukan seorang Muslim [Tepuk Tangan Meriah], karena Tuhan mengatakan bahwa banyak iblis di antara banyak manusia! [Tepuk Tangan Meriah] Jadi kami telah mengantarkan sebuah kekalahan pada para pemimpin mereka dengan Qur’an di tangan kita, dan di kongres kami tahun lalu kami telah memaksa para pemimpin mereka, melalui anggota mereka sendiri, untuk bekerjasama dengan kami.
Ketika sebuah pemogokan umum terjadi pada bulan Maret tahun lalu, para pekerja Muslim membutuhkan kami, karena kami memiliki pekerja kereta api di bawah kepemimpinan kami. Para pemimpin Sarekat Islam berkata: Anda ingin bekerjasama dengan kami, jadi Anda harus menolong kami juga. Tentu saja kami mendatangi mereka, dan berkata: Ya, Tuhan Anda maha kuasa, tapi Dia telah mengatakan bahwa di dunia ini pekerja kereta api adalah lebih berkuasa! [Tepuk Tangan Meriah] Pekerja kereta api adalah komite eksekutif Tuhan di dunia ini. [Tertawa]
Tapi ini tidak menyelesaikan masalah kita, jika kita pecah lagi dengan mereka kita bisa yakin bahwa para agen pemerintah akan berada di sana lagi dengan argumen Pan-Islamisme mereka. Jadi masalah Pan-Islamisme adalah sebuah masalah yang sangat mendadak.
Tapi sekarang pertama-tama kita harus paham benar apa arti sesungguhnya dari kata Pan-Islamisme. Dulu, ini mempunyai sebuah makna historis dan berarti bahwa Islam harus menaklukkan seluruh dunia, pedang di tangan, dan ini harus dilakukan di bawah kepemimpinan seorang Khalifah [Pemimpin dari Negara Islam – Ed.], dan Sang Khalifah haruslah keturunan Arab. 400 tahun setelah meninggalnya Muhammad, kaum muslim terpisah menjadi tiga Negara besar dan oleh karena itu Perang Suci ini telah kehilangan arti pentingnya bagi semua dunia Islam. Hilang artinya bahwa, atas nama Tuhan, Khalifah dan agama Islam harus menaklukkan dunia, karena Khalifah Spanyol mengatakan, aku adalah benar-benar Khalifah sesungguhnya, aku harus membawa panji [Islam], dan Khalifah Mesir mengatakan hal yang sama, serta Khalifah Baghdad berkata, Aku adalah Khalifah yang sebenarnya, karena aku berasal dari suku Arab Quraish.
Jadi Pan-Islamisme tidak lagi memiliki arti sebenarnya, tapi kini dalam prakteknya memiliki sebuah arti yang benar-benar berbeda. Saat ini, Pan-Islamisme berarti perjuangan untuk pembebasan nasional, karena bagi kaum Muslim Islam adalah segalanya: tidak hanya agama, tetapi juga Negara, ekonomi, makanan, dan segalanya. Dengan demikian Pan-Islamisme saat ini berarti persaudaraan antar sesama Muslim, dan perjuangan kemerdakaan bukan hanya untuk Arab tetapi juga India, Jawa dan semua Muslim yang tertindas. Persaudaraan ini berarti perjuangan kemerdekaan praktis bukan hanya melawan kapitalisme Belanda, tapi juga kapitalisme Inggris, Perancis dan Itali, oleh karena itu melawan kapitalisme secara keseluruhan. Itulah arti Pan-Islamisme saat ini di Indonesia di antara rakyat kolonial yang tertindas, menurut propaganda rahasia mereka – perjuangan melawan semua kekuasaan imperialis di dunia.
Ini adalah sebuah tugas yang baru untuk kita. Seperti halnya kita ingin mendukung perjuangan nasional, kita juga ingin mendukung perjuangan kemerdekaan 250 juta Muslim yang sangat pemberani, yang hidup di bawah kekuasaaan imperialis. Karena itu saya tanya sekali lagi: haruskah kita mendukung Pan-Islamisme, dalam pengertian ini?
READ MORE - Tan Malaka - Komunisme dan Pan-Islamisme